Sabtu, 22 Desember 2012

63 minggu 441 hari

Enggak kerasa waktu berlalu begitu cepat semenjak perpisahan itu..

Entah perasaan itu belum enggan berlalu, padahal kamu sudah jauh melupakanku, padahal kamu sudah lebih dahulu bahagia daripada aku..
Ya! Bahagia bersama kekasih baru kamu tentunya :)
Apa kabar kamu?
Terakhir kamu mengirim pesan itu padaku. Aku jawab : "aku baik". Yah aku bohong.. Gak ada yang baik semenjak kamu pergi dari hidupku 1 tahun lebih 76 hari yang lalu..
Aku seperti bukan aku..
Aku seperti tak mengenal aku.
Ah..
Aku gak munafik aku masih merasa sesak setiap mendengar nama kamu.
Aku gak tau siapa yg mesti aku benci, kamukah? Perpisahankah atau pertemuan? :')
Bayangan kamu tak pernah mau pergi dari pelupuk memory ku walau seribu cara telah aku lakukan untuk menyingkirkannya namun semakin aku berusaha menyingkirkannya justru aku semakin terjerembab kedalam kemasan masa lalu itu..
Kamu pasti sekarang bahagia banget yaa? Iyaa dong yaa sekarang kan km udah dapetin pengganti yg jauh lebih baik dari aku. hehe
Pinjami aku perasaan sperti kamu.  Agar aku bisa melupakan sesuatu yg pernah terjadi antara kita..
Hidup aku sperti sia2 saat ini. tersenyum dibalik luka, bajagia di balik nestapa.. Munafik.sudah menjadi sahabatku sekarang! :')
Sampai detik ini akupun tak tau apa yg ada didalam benak aku..
Aku hanya berusaha tegar menerima semua takdir Tuhan..
Hatiku sperti terkunci, rapat tak bisa terbuka kembali, ibaratnya kunci itu sudah dihempas kedasar lautan sulit aku temukan.
Ah.. Aku manusia yg paling galau didunia ini :'D
Teman2ku saja sudah banyak sekali yg move on aku masih stuck di masa lalu..
Merindukanmu? Itu adalah hal yg haram, hal yg berdosa untuk aku lakukan, tapi terkadang hal itu mjd hal yg menyenangkan sekaligus menyakitkan untukku!
Andai aku tau apa alasan kamu meninggalkan aku, mungkin aku tidak akan pernah bertanya2 sepanjang hidup aku..
Andai kamu bisa jujur pada hati kmu..

Kalo aku lagi ngerasa gini (inget masa lalu kita) aku gak bisa ngapa2in, paling aku beranjak membasuh wajahku dgn air wudhu lalu aku berbicang dengan sang khalik.
Itu udah jadi kebiasaan aku sekarang..
Ahh.. Aku emang tolol. . Aku masih saja memyalahkan keadaan ini..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar